Perubahan
iklim adalah fenomena ulangan karena telah terjadi di masa lalu dan akan terus
terjadi di masa mendatang. Masalah yang kita hadapi adalah bagaimana, kapan, di
mana, dan seberapa besar perubahan iklim di masa yang akan datang. Dibutuhkan kelengkapan data statistik untuk mengetahui
fenomena cuaca ekstrem tersebut. Ada kemungkinan di antara enam komponen iklim
sekarang makin terusik. Komponen tersebut berupa atmosfer (udara), litosfer
(daratan), hidrosfer (perairan), kriosfer (tutupan es), biosfer (mahluk hidup),
humanosfer (manusia). Hal itu mengakibatkan perubahan iklim yang meningkatkan
intensitas cuaca ekstrem.
Dampak
perubahan iklim untuk hidrosfer sendiri adalah terganggunya water balance (neraca kesetimbangan
air). Secara umum, bahaya iklim (climatological hazard) yang terkait dengan
sektor air adalah : (1) bencana kekeringan, (2) penurunan ketersediaan air, dan
(3) bencana banjir. Adanya peningkatan
evapotranspirasi dapat menyebabkan peningkatan kandungan uap air di atmosfer.
Akibatnya, curah hujan pun akan meningkat. Hal ini akan terus memicu berbagai
perubahan seperti ekspansi volume air laut dan
mencairnya lapisan es di kedua Kutub Utara (Green Land) dan Kutub
Selatan (Antartika) sehingga muka air
laut rata-rata akan naik secara global, akibatnya kriosfer akan semakin
mengecil. Kriosfer yang semakin sedikit dapat juga menyebabkan terjadinya perubahan kesetimbangan isostasi
pada lempeng benua. Secara perlahan-lahan , lempeng benua akan mengalami
pengangkatan.
Perubahan
iklim berdampak pula bagi kelangsungan mahluk hidup di bumi. Flora dan fauna
yang tersebar juga kepunahan mengindikasikan bahwa perubahan iklim sangat
mempengaruhi keberlangsungan hidup mereka. Perubahan iklim juga mempengaruhi periode hibernasi yang lebih pendek bagi
mamalia, perubahan migrasi burung, dan jangka waktu hidup tahunan yang lebih
lama bagi tumbuhan.
Dampak untuk humanosfer sendiri sangatlah banyak. Dampak yang menimpa hidrosfer, kriosfer, biosfer, juga berdampak pada humanosfer. Dampak tersebut dapat berupa kesehatan, sosial, energi, lingkungan, keamanan, transportasi, dan lain-lain. Perubahan iklim global dapat mengurangi ketersediaan air bersih, hal ini dapat juga memicu munculnya berbagai penyakit yang mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat. Perubahan iklim secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kriminalitas karena semakin banyaknya konflik sosial yang terjadi antar sesama manusia. Sumber konflik sosial tersebut antara lain karena kemiskinan, kelaparan, dan penyakit
Komentar
Posting Komentar