Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Diksar pkkm 4 “sama-sama beretika atau sama-sama tidak beretika, saya tidak tahu”

Jum’at 26 September 2014 Hari ini keren, diksar kali ini kami dibubarkan secara sporadis. Dan yang paling lucu adalah kalimat jendral untuk membubarkan kami, kira-kira kalimatnya seperti ini, “dalam hitungan 10 saya tidak ingin melihat wajah kalian lagi”. Haha, ini kaya kalimat pengusiran yang di film-film itu. Terus saya bingung sama diri saya sendiri, kenapa saya mesti lari ya pas ada instruksi itu, padahalkan kalau dipikir-pikir, jendral kan cuma ngga mau liat muka kita kenapa ngga kita tutupin aja ya muka kita kan biar ngga usah cape-cape lari ngga jelas gitu. :D   Pembahasan mengenai etika memang ini sangat penting sekali. Saya senang mereka mengingatkan kita tentang etika ya walaupun dalam nada mengingatkan bahkan mendekati nada marah yang menurutku itu menyebalkan. Ya sudahlah yang penting kan niatnya baik. Kenapa baru mengingatkan kami tentang etika? Kalau memang dari awal kami salah, ya tolong segera ingatkan. Mengenai sapa-menyapa, ah sudahlah saya tidak mau bahas. ...

Diksar PKKM 3 "Tanpa Judul"

Sabtu, 20 September 2014 wah ini udah hari Sabtu lagi ya? haaaaa oke mulai cerita lagi tentang kegiatan PKKM hari ini. judulnya bingung. PKKM itu seperti perjalanan rasa buatku. Perjalanan, rasa, 2 hal yang nampaknya asik untuk dibahas. Tapi saya ngga mau bahas deh, ntar terlalu panjang  ceritanya. Nah, seperti menebak judul lukisan abstrak, kadang hidup ngga usah dikasih judul cukup jalani saja. Wah kalimat itu yang kini saya rasain banget, sedikit alay sih tapi yaudahlah ya ini kan cerita saya. hari ini tanpa judul, tanpa tujuan,tanpa.. hm.. tanpa apa lagi ya? Tanpa kakak danlap yang satu laginya alias tanpa jendral Kausar. Wkwk *apasih -_- abaikan saat itu yang saya inginkan adalah mengosongkan pikiran, agar dapat menampung ilmu yang disampaikan. Meskipun itu kurang baik, karena kata plutarc “pikiran itu bukan sebuah bejana untuk diisi, tapi api untuk dinyalakan”. Wow!! Depan gedung PLN, tempat kita buat nungguin kemas. Haha Ngga sih, itu Cuma tempat nyantai dan...

Diksar PKKM 1 “Cogito Ergo Sum” aku merasa ada di sini setelah aku mulai giat berpikir.

Waduh sebenernya yang paling saya inget pada pertemuan ini adalah diskusi. Oke lah mundur beberapa jam sebelum diskusi interaktif dengan jendral dan jendril. Mobilisasi, ya mobilisasi, selalu ada kata seperti itu dalam setiap pertemuan kita. Diarahkan menuju tempat yang jarang dilalui orang, tujuannya agar khidmat dalam setiap kegiatannya. Tapi tetep aja sih yang namanya ruangan terbuka apalagi itu di dalam kampus, pasti berisik. Yang paling berkesan di awal kegiatan adalah sholat Isya berjama’ah, menurut saya ini kaderisasi yang keren. Setelah sholat kita cek spek. Pindah instruksi kita juga pindah tempat. Tempat kedua adalah tempat yang paling menyeramkan. Menyeramkan? Emang iya ya? Kayaknya ngga juga sih. Yaudahlah abaikan. Di tempat yang kedua ini instruksi untuk membentuk barisan langsung dipimpin oleh danlap. Di sini, entah berapa lama waktunya, karena saya tidak bawa jam jadi ngga tau berapa lama kita di situ. Semuanya diam, mendengarkan. Eh ngga semuanya diam sih kan ada d...

Diksar PKKM 2 "Lelah fisik tidak sama dengan lelah mental dan spiritual".

Sabtu, 13 September 2014. Adat yang aneh, tapi lucu sih, tapi bikin cape juga sih. Ngetrill, hal yang harus dilakukan saat melapor kepada danlap. Selasar Kebab tempat kami berkumpul untuk hari ini. mobilisasi, lagi-lagi mobilisasi, padahalkan baru aja nyantai-nyantai dengan jendral-jendril yang bertugas sebagai taplok. Ah ya sudahlah apa boleh buat. Tempat kedua, entah itu apa nama tempatnya yang pasti nyaman untuk bersantai. Presentasi hasil diskusi kita tadi malem. Oke Hanif silahkan presentasi mewakili kelompok 2, yang lain menyimak dan kadang memberikan tanggapan atau pertanyaan. Selesai presentasi, langsung diburu pertanyaan oleh jendral-jendral yang menjadi penanggungjawab kegiatan diskusi kali ini. Diskusi yang sangat seru dan menarik, pasalnya ini merupakan masalah yang sering dibicarakan oleh banyak kalangan masyarakat, dan masalah ini merupaka masalah yanng sangat kompleks. Yap apalagi kalau bukan banjir, masalah meteorologis yang kompleks. Dalam diskusi ini banyak ide...

Prolog

seperti sisi pada koin, kesempurnaan bukan melulu apa yang terlihat indah, baik, dan bagus, tapi ada sisi lain yaitu keburukan, kejahatan, yang justru melengkapi makna kesempurnaan. maka saya ingin, mereka mengenalku bukan sebagai orang yang baik atau orang yang buruk, tapi sebagai seorang "Lilik Bayyinah". saya pun ingin mengenalmu, mereka, dan banyak hal dari dua sisi yang berbeda. agar aku mampu memaknai kesempurnaan hingga akhirnya bisa menjiwai sebuah kebahagiaan. bantu saya untuk itu... mari bersama-sama menikmati proses ini, proses dimana kita tidak hanya mengenal nama "PRADAWIHAYA" tapi juga memahami nama yang kita sepekati itu. ya, mengenal, mengenang, memahami, dan mewujudkan.

KTM (Kartu Tanda berkeMahasiswaan)

Siapa kamu? kenapa kamu di sini? apa tujuanmu? pertanyaan-pertanyaan ini sudah seharusnya kita tanyakan pada diri kita sendiri yang ngakunya sebagai "Mahasiswa". siapa sih sebenarnya kita? pertanyaan ini merujuk kepada jawaban akan identitas kita, jati diri kita, bukan hanya status. Nah, identitas mahasiswa yang seperti apa sih yang kita miliki? dalam OSKM (Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa) disampaikan materi mengenai hakikat hidup, identitas mahasiswa, asean community, dan berkemahasiswaan, yang tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai yang baik kepada para mahasiswa baru juga kepada panitianya. seberapa pentingkah materi itu untuk disampaikan? jawabannya sangat penting. coba bayangkan saja seandainya materi tersebut tidak tersampaikan, apakah mereka dapat menentukan identitas dirinya sebagai mahasiswa dengan sendirinya? lalu, isu-isu global yang sedang hangat dibicarakan, apakah mereka memikirkan dan sedang mempersiapkan diri untuk itu? mengenai identitas mahasiswa it...